Penerbitan SPM-GUP dan SPM-GUP NIHIL dan penyampaiannya ke KPPN :
  1. PPK menerbitkan SPP-GUP untuk pengisian kembali UP.
  2. Penerbitan SPP-GUP oleh PPK kepada PP-SPM (Proses Internal Satker) dilengkapi dengan dokumen pendukung sebagai berikut:
    • Daftar Rincian Permintaan Pembayaran;
    • Bukti pengeluaran;
    • SSP yang telah dikonfirmasi KPPN; dan
    • faktur pajak (jika ada)
  3. Sisa dana dalam DIPA yang dapat dilakukan pembayaran dengan UP minimal sama dengan nilai UP yang dikelola oleh Bendahara Pengeluaran.
  4. SPP-GUP disampaikan kepada PPSPM paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah bukti-bukti pendukung diterima secara lengkap dan benar.
  5. Dokumen pendukung SPP-GUP Nihil sama dengan SPP-GUP.
  6. Penerbitan SPP-GUP Nihil dilakukan dalam hal:
    • sisa dana pada DIPA yang dapat dibayarkan dengan UP minimal sama dengan besaran UP yang diberikan;
    • sebagai pertanggungjawaban UP yang dilakukan pada akhir tahun anggaran; atau
    • UP tidak diperlukan lagi.
  7. Penerbitan SPP-GUP Nihil merupakan pengesahan/ pertanggungjawaban UP.
  8. SPP-GUP/GUP Nihil disampaikan ke PP-SPM untuk dilakukan pengujian dan diproses lebih lanjut menjadi SPM-GUP/GUP Nihil.
  9. PPSPM menyampaikan SPM kepada KPPN paling lambat 2 (dua) hari kerja setelah SPM diterbitkan.
Yang harus dibawa ke KPPN:
  1. SPM-GUP/GUP NIHIL dua rangkap.
  2. ADK SPM yang telah di injectPIN PP-SPM.

Catatan khusus :

  1. Ketentuan batas pengajuan SPM-GUP adalah minimal 50% dari nilai UP.
  2. Dalam penerbitan SPM GUP Nihil, supplier yang dipilih adalah tipe 1 (Bendahara Pengeluaran ……….)
Tools :
  1. PMK Nomor 190 Tahun 2012.
  2. Aplikasi SPM versi terbaru.