Persyaratan

Khusus untuk penyampaian SPM-LS dalam rangka pembayaran jaminan uang muka atas perjanjian/kontrak, persyaratannya yaitu :

  1. Asli Jaminan Uang Muka
  2. Asli surat kuasa
  3. Asli konfirmasi tertulis dengan membubuhkan:
    • Stempel “telah disahkan PPSPM di ………. pada tanggal ……… “
    • Stempel dinas
    • Tanda tangan PP-SPM
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam Jaminan Uang Muka :
  1. Masa Berlaku sekurang-kurangnya sampai dengan berakhirnya pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan kontrak;
  2. Masa klaim sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender setelah berakhirnya masa berlaku Jaminan Uang Muka;
  3. Nilai Jaminan Uang Muka sekurang-kurangnya sama dengan besarnya uang muka yang dibayarkan kepada penyedia barang/jasa;
  4. Isi Jaminan Uang Muka harus memuat:
    • Nama dan alamat pengguna barang/jasa;
    • Penyedia barang/jasa yang ditunjuk;
    • Hak penjaminan;
    • Nama paket kontrak;
    • Nilai jaminan Uang Muka dalam angka dan huruf;
    • Kewajiban-kewajiban pihak-pihak penjamin untuk mencairkan surat jaminan uang muka;
    • Mencantumkan ketentuan bahwa Kepala KPPN  yang menerbitkan SP2D dapat mengajukan tuntutan/klaim penagihan kepada Penjamin sampai dengan berakhirnya masa klaim Jaminan Uang Muka.
Tata cara tuntutan/klaim Jaminan Uang Muka :
  1. KPA menyampaikan surat pernyataan terjadi pemutusan kontrak ke KPPN paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah  terjadi pemutusan kontrak;
  2. Tuntutan/klaim pencairan Jaminan Uang Muka atas terjadi pemutusan kontrak karena kesalahan penyedia barang/jasa yang pemberitahuan pemutusan kontraknya disampaikan KPA sebelum masa klaim Jaminan Uang Muka.
Tools :
  1. PMK Nomor 190 Tahun 2012;
  2. Perdirjen Perbendaharaan Nomor 19 Tahun 2013;
  3. Aplikasi SPM versi terbaru.